Gencarkan Ekspansi Bisnis, GMF Resmikan Pemanfaatan Fasilitas Perawatan Pesawat di Pondok Cabe
images

Tangerang Selatan, 12 Mei 2026 — PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, resmi memanfaatkan fasilitas perawatan pesawat di Bandar Udara Pondok Cabe guna memperluas kapasitas perawatan serta memperkuat layanan perawatan pesawat turbo propeller (pesawat baling-baling). Fasilitas ini memungkinkan GMF melakukan perawatan hingga dua pesawat turbo propeller secara bersamaan. Peresmian pemanfaatan fasilitas tersebut dihadiri oleh Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan, serta Ketua Tim Sertifikasi Kelaikudaraan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Boedhi Raharjo Suharto.  

Strategi bisnis ini merupakan langkah GMF untuk mengoptimalkan kapasitas hanggar pesawat di Cengkareng yang saat ini memiliki tingkat utilisasi yang terhitung tinggi. Melalui fasilitas Pondok Cabe, operasional perawatan pesawat turbo propeller akan dipusatkan di Pondok Cabe sehingga fasilitas utama GMF di Cengkareng dapat difokuskan pada penanganan perawatan pesawat jet.  

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menyatakan bahwa pengembangan fasilitas Pondok Cabe merupakan bagian dari langkah GMF dalam menjawab kebutuhan industri penerbangan yang terus berkembang, sekaligus mendukung kelancaran perawatan pesawat turbo propeller melalui ketersediaan slot penerbangan yang lebih memadai untuk aktivitas penerbangan di Pondok Cabe. “Melalui pemanfaatan fasilitas ini, kami dapat menghadirkan layanan perawatan yang lebih fleksibel dan terintegrasi bagi kebutuhan operasional maskapai, sekaligus membantu mengurangi kepadatan operasional penerbangan di Bandar Udara Soekarno-Hatta,” ujarnya.  

Sementara itu, Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan, menyampaikan bahwa Bandara Pondok Cabe memiliki arti penting dalam perjalanan panjang Pelita Air yang telah tumbuh dan berkembang selama lebih dari lima dekade. Berangkat dari sejarah dan fondasi tersebut, kerja sama strategis dengan GMF diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dan daya saing industri penerbangan nasional.  

“Bandara Pondok Cabe memiliki arti yang sangat penting dalam perjalanan panjang Pelita Air. Dari tempat inilah Pelita Air bertumbuh, berkembang, dan membangun fondasi operasional selama lebih dari lima dekade. Karena itu, kerja sama strategis dengan GMF menjadi langkah nyata kami dalam memperkuat daya saing industri penerbangan nasional melalui kolaborasi yang saling menguatkan, keterbukaan dalam berbagi kapabilitas, serta optimalisasi potensi yang dijalankan secara sinergis guna mendukung kemandirian dan penguatan industri aviasi Indonesia,” ujar Dendy.  

Fasilitas perawatan GMF di Pondok Cabe akan difokuskan pada perawatan pesawat turbo propeller, termasuk ATR 72-212A dan ATR 42 series, dengan kapabilitas perawatan up to and including C Check serta perawatan berkala tahunan. Untuk mendukung operasional tersebut, GMF telah melakukan berbagai persiapan sejak awal tahun 2026 yang mencakup kesiapan personel, peralatan, fasilitas kerja, hingga pemenuhan dokumen teknis guna memastikan kelancaran pelaksanaan proyek perawatan perdana yang dijadwalkan dimulai pada Juni 2026.  

GMF juga memastikan implementasi quality dan standar perawatan di Pondok Cabe berjalan konsisten dengan fasilitas GMF di Cengkareng melalui penguatan sistem quality assurance, audit internal, serta pemenuhan standar regulasi penerbangan dan pengawasan dari otoritas terkait. Selain telah memperoleh persetujuan dari DKPPU Indonesia, fasilitas ini tengah dalam proses sertifikasi oleh sejumlah otoritas penerbangan internasional, antara lain CASA Australia, CASA Fiji, CASA Papua Nugini, dan CAAP Philippines, yang saat ini menunggu pelaksanaan audit lanjutan dari masing-masing otoritas. Sejalan dengan hal tersebut, GMF akan melanjutkan proses sertifikasi Federal Aviation Administration (FAA) guna memperkuat standar dan kapabilitas layanan perawatan berstandar global.  

Pengembangan fasilitas Pondok Cabe menjadi bagian dari langkah strategis GMF dalam memperkuat kapabilitas perawatan dan meningkatkan kapasitas layanan guna menjawab pertumbuhan kebutuhan industri penerbangan. “Ke depan, GMF akan terus memperluas ekspansi bisnis melalui berbagai kolaborasi strategis guna mendukung pertumbuhan perusahaan dan menghadirkan layanan perawatan yang semakin optimal bagi industri penerbangan nasional maupun global,” tutup Andi.