Kinerja Keuangan GMFI 2025 Tumbuh Positif, Perkuat Fundamental dan Momentum Pemulihan
images

Tangerang, 01 April 2026 — PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, mencatatkan kinerja keuangan tahun 2025 yang menunjukkan perbaikan secara bertahap di tengah dinamika industri aviasi global. 

Berdasarkan laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2025, GMF membukukan pendapatan sebesar USD 491,9 juta (Rp8,25 triliun), tumbuh 16,8% secara tahunan (YoY). Laba perusahaan meningkat dari USD 26,9 juta (Rp451 miliar) pada 2024 menjadi USD 33,9 juta (Rp570 miliar) pada 2025, atau tumbuh 26,3% (YoY). 

Dari sisi neraca, total aset meningkat menjadi USD 813 juta (Rp13,6 triliun) atau tumbuh 91,5% (YoY). Struktur permodalan juga menunjukkan perbaikan signifikan dengan ekuitas yang berbalik dari -USD 257,9 juta (-Rp4,33 triliun) menjadi positif sebesar USD 114,6 juta (Rp1,92 triliun). 

Peningkatan kinerja ini turut didukung oleh aksi korporasi berupa inbreng lahan senilai Rp5,6 triliun yang memperkuat nilai aset tetap Perseroan serta mengembalikan posisi ekuitas menjadi positif. Selain itu, akselerasi lini bisnis non-commercial aircraft, khususnya melalui SBU Defense Industry, Industrial Solutions, dan Power Services, turut berkontribusi terhadap pertumbuhan dengan capaian pendapatan sebesar USD 36,7 juta (Rp615,9 miliar) atau tumbuh 59,9% (YoY). 

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam menjaga disiplin operasional dan finansial, sekaligus bagian dari upaya memperkuat peran GMF sebagai strategic enabler dalam ekosistem Garuda Indonesia Group. 

“Perbaikan kinerja ini mencerminkan upaya yang dilakukan secara terukur, baik dari sisi operasional maupun struktur keuangan. Lebih dari itu, GMF terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung maintenance dalam mendukung kesiapan armada Garuda Indonesia Group secara berkelanjutan,” ujarnya. 

Dari sisi operasional, GMF memainkan peran penting dalam mendukung pemulihan kinerja Garuda Indonesia Group melalui pengerjaan reaktivasi armada sepanjang 2025. Di tengah tantangan global seperti antrean engine shop dan keterbatasan suku cadang, GMF berhasil menjaga turnaround time secara disiplin guna memastikan serviceability dan reliability pesawat tetap terjaga. 

Kontribusi tersebut menjadi bagian integral dari upaya Garuda Indonesia Group dalam memperkuat kesiapan operasional, meningkatkan utilisasi armada, serta mendorong perbaikan kinerja layanan secara menyeluruh. Sinergi ini juga menegaskan pentingnya peran GMF dalam memastikan keberlangsungan transformasi yang tengah dijalankan Grup. 

GMFI Keluar dari Pemantauan Khusus 

Sejalan dengan penguatan kinerja tersebut, saham GMFI secara resmi keluar dari daftar Efek Pemantauan Khusus, efektif per 31 Maret 2026. Pencapaian ini mencerminkan penguatan fundamental bisnis Perseroan sekaligus meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kinerja GMF sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group. 

Andi turut menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar administratif, melainkan refleksi dari pemulihan yang berkelanjutan. “Ini merupakan sinyal kembalinya momentum pertumbuhan GMFI serta meningkatnya kepercayaan pasar melalui kinerja yang lebih sehat dan disiplin eksekusi. Dengan fundamental yang semakin solid, GMFI berada pada posisi yang lebih kuat untuk menangkap peluang pertumbuhan, sekaligus memperkuat daya saing ekosistem Garuda Indonesia Group di industri aviasi,” ujarnya. 

Menghadapi dinamika industri yang masih penuh tantangan, GMFI akan terus berfokus pada penguatan operational agility, disiplin finansial, serta pengembangan kapasitas dan kapabilitas untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Memasuki 2026, GMFI juga akan melanjutkan berbagai inisiatif strategis, termasuk optimalisasi proyek reaktivasi armada, perluasan pasar internasional, serta peningkatan kontribusi pada proyek-proyek sektor pertahanan melalui kerja sama dengan Kementerian Pertahanan, guna mendukung keberlanjutan ekosistem aviasi nasional sebagai bentuk kontribusi aktif dalam mendukung akselerasi transformasi dan penguatan fundamental bisnis Garuda Indonesia Group secara berkelanjutan.