Presisi Menjaga Kedaulatan Udara, GMF Kembali Dipercaya Merawat Alutsista
images

Tangerang, 15 April 2026 — Sebagai hasil dari komitmen kuat dan presisi tinggi dalam setiap perawatan alutsista yang diamanahkan TNI AU, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) secara resmi menandatangani perpanjangan perjanjian teknis bersama Komando Pemeliharaan Materiel Angkatan Udara (Koharmatau). Penandatanganan tersebut bertempat di Markas Komando Koharmatau, pada Jumat (27/03) di Bandung. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Komandan Koharmatau, Marsekal Muda TNI Ir. Suryanto, bersama Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi. Momen ini sekaligus menjadi penanda babak baru dalam kolaborasi yang tidak hanya berlanjut, tetapi juga berkembang semakin luas.

Perpanjangan kerja sama ini tidak sekadar melanjutkan kolaborasi sebelumnya, tetapi juga mencerminkan kepercayaan berkelanjutan dari TNI Angkatan Udara terhadap kapabilitas GMF. Setelah sebelumnya dipercaya untuk pemeliharaan pesawat C-130 Series Hercules, melalui perpanjangan ini, cakupan pemeliharaan diperluas menjadi berbagai jenis pesawat, antara lain Boeing 737 Series, Airbus A400M, Dassault Falcon 8X, serta Airbus Helicopters Super Puma AS332L1. Perluasan kerja sama ini sekaligus memperkuat peran GMF dalam menjaga kesiapan operasional alutsista nasional.

Perluasan cakupan ini juga sejalan dengan peningkatan kapabilitas GMF dalam pemeliharaan alutsista, yang telah dibuktikan sebelumnya melalui keberhasilan program modernisasi satu pesawat Hercules C-130H dengan nomor registrasi A-1315 dari total delapan pesawat C-130 yang dipercayakan kepada GMF, yang meliputi life extension program melalui penggantian Center Wing Box (CWB) dan Avionics Upgrade Program (AUP).
 

Penguatan kapabilitas GMF dalam perawatan alutsista telah dimulai sejak 2021 melalui proyek modernisasi kokpit dan penggantian CWB, yang didukung oleh transfer teknologi dari pabrikan serta pengembangan fasilitas, sistem, dan sumber daya manusia. Tak berhenti di sana, GMF juga menghadirkan berbagai inovasi untuk terus meningkatkan efisiensi perawatan alutsista, salah satunya SmartDock, yang dirancang khusus untuk mendukung proses perawatan pesawat Hercules lebih efisien dan presisi.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, mengungkapkan bahwa perpanjangan perjanjian ini diharapkan menjadi tangga pijakan dalam meningkatkan kinerja bisnis GMF, seiring dengan penguatan kapabilitas yang terus dikembangkan setelah sebelumnya laba bersih GMF telah berhasil mengalami peningkatan sebesar 16,8% secara tahunan (YoY). “Peningkatan kapabilitas tersebut diharap tidak hanya memperluas cakupan layanan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi industri kedirgantaraan dalam negeri,” kata Andi.

Lebih dari sekadar pencapaian bisnis, penguatan kapabilitas ini juga menjadi bagian dari kontribusi GMF dalam mendukung kemandirian industri pertahanan nasional. Setiap proses perawatan yang dilakukan dengan presisi tinggi tidak hanya memastikan kelaikudaraan pesawat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan operasional alutsista TNI Angkatan Udara.

Dengan semangat tersebut, GMF terus berkomitmen menghadirkan layanan pemeliharaan alutsista yang tidak hanya presisi dan efisien, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.